Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat

Tiga setengah jam lagi per­tan­dingan final piala dunia, Belanda vs Spanyol akan ber­lang­sung. Per­tan­dingan baru akan ber­lang­sung malam di Belanda, tapi sejak siang tadi Museum­plein Ams­terdam sudah dipenuhi fans tim Oranye. Katanya bakal sam­pai 150 000 fans yang akan non­ton bareng di sana.

Ada berita menarik sebelum per­tan­dingan final ini, berita-berita seputar ramalan para binatang. Yang paling ngetop, Paul si Gurita dari Ober­hausen meramalkan bahwa Spanyol yang akan merebut piala dunia untuk per­tama kalinya. Sebelum ramalan resmi dari Mbah Paul Gurita ini, sem­pat ada hoax yang ber­edar bahwa si Paul meramalkan Belanda yang akan menang. Ter­nyata hoax itu ber­asal dari twit orang Indonesia.

Kecewa dengan prediksi Paul, orang Belanda akhir­nya ber­tanya sama Pieter sesama cumi dari Antwerp. Namanya aja Pieter, ya jelas milih Belanda. Prediksi Pieter ini diper­kuat juga oleh par­kit Mani dari Singapura. Masih belum puas dengan ramalan gurita Pieter dan par­kit Mani ?

Koran Belanda Spits sem­pat ber­tanya juga pada Babi Rozijn­tje. Er kan niet mis gaan, nothing can go wrong kata orang Belanda. Ramalan Paul dimen­tahkan oleh ramalan Gurita Antwerp, Par­kit dan Babi.

Ter­akhir yang saya dengar, ini mung­kin akal-akalannya fans Belanda di Indonesia, si Mamat, gurita dari sea world juga meramalkan Belanda yang akan memenangkan pertandingan.

Baru sekali ini per­tan­dingan piala dunia ikut mem­buat para binatang sibuk ikut meramal. Nah kalau diliat dari ramalan para binatang ini hanya ada satu Gurita Paul yang memp­rediksi Spanyol menang, lawan 4 binatang, 2 Gurita, Babi + Par­kit. Kalau kesak­tian mereka sama, ber­arti nanti skor­nya akan 4–1 untuk Belanda.

Kalau toh akhir­nya Belanda kalah juga, ber­arti memang Paul yang paling sakti, dan binatang lain hanya ikut-ikutan ;)

Update: Kelewatan satu tokoh, namanya Pino the Chimps dari Estonia yang juga men­jagokan Belanda.
Pino the Chimps

This chimps, may or may not know world cup’s result tonight :))


Bantar Gebang Park

Suatu hari dalam per­jalanan pulang naik sepeda yang biasanya hanya lima menit karena tem­pat ting­gal yang tidak ter­lalu jauh, saya sengaja meng­am­bil jalan memutar supaya lebih banyak kalori yang ter­bakar. Menyusur sedikit Ams­terdam Rhijn kanal dan iseng menaiki jem­batan gan­tung yang ter­lihat ber­kelok dan men­daki ke seberang sungai.
Belakangan saya tahu jem­batan ini namanya Nesciobrug.


Hari Terpanas

Baru kemarin menulis ten­tang suasana panas oranye, ter­nyata hari ini beneran memang diramalkan men­jadi hari ter­panas dalam setahun ini. Hari paling panas  yang ber­samaan dengan saat Belanda mesti ber­hadapan dengan Brazil.
Warga Belanda ber­harap mereka bisa meng­ulang kejayaan Cruyff tahun 1974, yang sem­pat meng­alahkan Brazil dengan score 2–0, walaupun akhir­nya kan­das ditangan Jerman Barat.
Tapi ya apa


Suasana Panas Oranye

Belanda mulai panas. Memang beneran panas dan kering sam­pai ham­pir 30 derajat kemarin, dan panas dengan antisipasi orang-orang yang menunggu per­tarungan hidup mati Belanda vs Brasil hari Jum’at besok. Walaupun sem­pat jadi tim hura-hura gratisan Belanda, dan ter­bawa dengan antusiasme warga negeri kin­cir angin, tapi sejujur­nya saya tidak ter­lalu yakin tim Oranye akan bisa mewujudkan