Gemes melihat bapak presiden yang diam saja selama ini setelah bawahannya dicecar oleh gerombolan liar di Senayan. Diharapkan pertanggungjawabannya oleh bang Buyung Nasution, atau paling tidak kejelasan posisinya dalam kasus Century ini. Yang kedengeran sekilas hari ini, beliau malah curhat.
SMS ke SBY aneh aneh katanya:
SBY prihatin dengan tema-tema unjuk rasa yang dilakukan oleh sebagian rakyat yang menyudutkan pemerintahan. Banyak juga SMS serta surat-surat yang ditujukan kepadanya. “Tapi kok komentarnya aneh-aneh,” ujar SBY tanpa menyebut apa isi komentar dan surat-surat tersebut.
Mbok sudah jangan kebanyakan curhat, masak sampai sampean diberi gelar Mr. Doubtful. Itu wakil presiden dan mentrinya dicerca oleh segerombolan pansus liar. Paling tidak sampean perlu membuat pernyataan yang memperjelas, menyatakan bahwa sampean mendukung keputusan yang sudah diambil bersama saat itu.
Bahwa memang pada akhir 2008 sedang krisis keuangan global. Bahwa sebelum berangkat ke Amerika sampean sudah mewanti-wanti bahwa situasi sedang sulit. Bahwa ini sampean sampaikan baik kepada Wakil Presiden yang ditinggali kekuasaan sementara dan juga para mentri untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu.
Bahwa pada saat itu keputusan yang diambil adalah keputusan bersama kabinet sampean. Keputusan segenap jajaran pemerintahan sampean, termasuk sampean, atas sepengetahuan beliau yang kalau perlu mengaku sebagai “The Real President”, tapi kalau ragu malah cuci tangan dan tidak terima SMS.
Nyatakan bahwa sampean percaya dengan integritas dan judgment yang diambil oleh bu Mentri yang sudah sering mendapat penghargaan sebagai best Finance Minister. Sebagian besar rakyat Indonesia percaya dengan integritas Sri Mulyani. Apa susahnya memperjelas posisi sampean dalam kasus ini ?
Lebih baik begitu daripada sampean digelari sebagai Mr. Doubtful. Lebih baik memperjelas masalah, daripada membiarkan dugaan berkembang bahwa sampean membuat deal tidak jelas dengan mafia yang mencoba menghindari membayar pajak.
Gimana kalau pura-pura tidak terima SMS saja pak ? Atau mungkin memang sampean pasrah membiarkan bawahannya menjadi appetizer, dan menunggu dirinya dihidangkan sebagai main course ?

dan isu yang terakhir beredar malah SBY bersepakat sama aburizal bakrie untuk melengserkan sri mulyani. jiyan!
January 19, 2010 at 9:55 amYo kuwi mas, kalau diam jadi banyak isu macam-macam yang beredar
~|wongiseng|~
[…] Noyo ngakak, “Dan di saat bersamaan SBY cuma diem liat anak buahnya dibantai gerombolan pansus di […]
January 20, 2010 at 6:22 amntar lama2 curhat nya lewat jejaring sosial tuh, mr.doubtful ::LOL::
mbah, aku kok komennya juga ikut2an iseng sih,hihi..maap deh, abis ya emang jadi guyonan aja ya, kalo mbahas ini *pdhl miris sih*
Makanya bikinin account di ngerumpi atau di plurk mbak
January 27, 2010 at 11:26 am~|wongiseng|~