<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wong [cuma] Iseng [saja]</title>
	<atom:link href="http://wongiseng.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wongiseng.com</link>
	<description>Ndak usah dipikirin, ndak perlu dimasukin ke hati :)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 23:16:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hampir Sebulan</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/09/03/hampir-sebulan/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/09/03/hampir-sebulan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 23:14:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[quit smoking]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[uwrf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1554</guid>
		<description><![CDATA[Hampir sebulan sudah saya tidak merokok. Berarti ini menyamai rekor berhenti merokok paling lama sejak saya menjadi chain smoker  sekitar 15 tahun yang lalu. Waktu masih muda dulu,  berhenti merokok paling sukses hanya selama 3  minggu. Kenapa? Karena 3 minggu  ternyata cukup untuk menjajagi dan menyadari bahwa usaha PDKT mahasiswi berjilbab cantik yang tidak suka [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/08/15/putus-di-bulan-puasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Putus di bulan Puasa'>Putus di bulan Puasa</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2004/03/19/tragis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tragis'>Tragis</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2004/03/19/why/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Why ?'>Why ?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir sebulan sudah saya tidak merokok. Berarti ini menyamai rekor berhenti merokok paling lama sejak saya menjadi chain smoker  sekitar 15 tahun yang lalu. Waktu masih muda dulu,  berhenti merokok paling sukses hanya selama 3  minggu. Kenapa? Karena 3 minggu  ternyata cukup untuk menjajagi dan menyadari bahwa usaha PDKT mahasiswi berjilbab cantik yang tidak suka perokok dulu itu ternyata sia-sia. Setelah kejadian itu belum pernah mencoba untuk berhenti lagi, ya baru sekarang ini.</p>
<p>Sekali ini usaha berhenti merokok bukan karena motivasi eksternal. Malahan kalau dilihat-lihat tidak jelas motivasinya apa. Mulai berhentinya sangat impulsif, hanya karena rokok habis, dan kebetulan bulan puasa, terus penasaran ingin tahu bisa berhenti merokok berapa lama. Ternyata alhamdulillah bisa sampai sekarang berhenti. Dan semakin lama, godaan untuk kembali merokok semakin melemah.</p>
<p>Sekedar catatan ngawur perasaan yang saya alami selama berhenti merokok kemarin, mungkin bisa dibagi dalam beberapa fase :</p>
<ul>
<li>Fase kritis, 3 hari pertama. Pada masa ini, kehilangan asupan nikotin yang biasanya diisi ulang setiap jam sangat terasa. Selama masa kritis awal ini sakaw yang dirasakan  benar-benar sakaw secara fisik. Nikotin pelan-pelan mulai keluar dari badan dan rasanya seperti orang sakit jiwa. Waktu 3 hari pertama ini saya benar-benar tidak berfungsi dan menjadi seperti zombie yang sensitif dan gampang marah.  Buat yang pecandu yang ingin berhenti merokok total, siap-siap di 3 hari pertama akan kondisi kritis ini. Kalau perlu menyepi, supaya tidak ada korban orang di sekitar yang menjadi sasaran pelampiasan saat anda sakaw.</li>
</ul>
<ul>
<li>Fase psikologis, 1–2 minggu pertama, Pada masa ini kejadian-kejadian yang biasanya menjadi penanda dan menjadi alasan anda menyalakan rokok, masih terasa sangat kuat berusaha untuk menghadirkan kembali kebiasaan menyalakan rokok. Setelah makan malam, saat bertemu dengan teman-teman sesama perokok, waktu menunggu dan tidak ada pekerjaan, saat-saat bengong dan ngalamun. Secara fisik sebenarnya nikotinnya sudah relatif bersih dari badan, tapi secara psikologis masih terasa sangat berat.</li>
</ul>
<ul>
<li>Fase adaptasi, mungkin setelah 2 minggu ini mulai bisa beradaptasi, baik secara fisik maupun psikologis. Rasanya godaan untuk lari ke warung rokok setelah makan malam tidak lagi terasa seperti di minggu pertama atau minggu ke dua. Sepertinya saya sudah kembali ke kondisi sebelum menjadi perokok. Mungkin masih tetap rawan kalau ada kejadian luar biasa yang secara emosional membuat saya merasa butuh bantuan nikotin. Tapi insya allah akan baik-baik saja setelah fase ini.</li>
</ul>
<p>Mungkin masih tetap kadang terkenang-kenang juga masa-masa selama merokok. Ya wajar saja, selama 15 tahun selalu ditemani oleh rokok yang setia mengiringi setiap langkah, entah saat sedang susah atau saat sedang gembira. Tiba-tiba sekarang memutuskan untuk pergi. Curhat tentang bagaimana rasanya berhenti merokok, mirip seperti diputus pacar yang sudah puluhan tahun jalan bareng ini sampai akhirnya jadi inspirasi tulisan sok ngenggres di lomba <a href="http://flashfiction.ubudwritersfestival.com/2010/09/letting-go/">tulisan singkat UWRF</a>.</p>
<p>Ya wis gitu aja, lagi-lagi updatenya tentang rokok. Tapi ya memang itu yang jadi pusat perhatian pribadi selama beberapa minggu belakangan ini <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Doakan saja semoga bisa tetep bertahan seperti sekarang, dan tidak rujuk lagi dengan pacar lama yang mematikan tersebut.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/08/15/putus-di-bulan-puasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Putus di bulan Puasa'>Putus di bulan Puasa</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2004/03/19/tragis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tragis'>Tragis</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2004/03/19/why/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Why ?'>Why ?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/09/03/hampir-sebulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Putus di bulan Puasa</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/08/15/putus-di-bulan-puasa/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/08/15/putus-di-bulan-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 21:56:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti]]></category>
		<category><![CDATA[mungkin]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1525</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bulan puasa kali ini saya tidak  mencoba menjadi pengikut Gamal Al Banna yang  memperbolehkan orang untuk merokok di bulan puasa. Tidak juga mencoba membuat (walaupun hampir) fatwa pribadi yang mempermudah puasa sesuai keinginan saya sendiri.
Berawal dari  kebetulan, persediaan tembakau saya habis bertepatan dengan saat buka puasa pertama hari Rabu [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2009/09/11/tentang-donor-darah-di-bulan-puasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tentang donor darah di bulan Puasa'>Tentang donor darah di bulan Puasa</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2007/09/12/selamat-puasa-mohon-maaf-lahir-batin/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Selamat puasa, mohon maaf lahir batin'>Selamat puasa, mohon maaf lahir batin</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/09/03/hampir-sebulan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hampir Sebulan'>Hampir Sebulan</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bulan puasa kali ini saya tidak  mencoba menjadi pengikut Gamal Al Banna yang  <a href="http://weekly.ahram.org.eg/2009/941/intrvw.htm">memperbolehkan</a> orang untuk merokok di bulan puasa. Tidak juga mencoba membuat (walaupun hampir) fatwa pribadi yang mempermudah puasa sesuai keinginan saya sendiri.</p>
<p>Berawal dari  kebetulan, persediaan tembakau saya habis bertepatan dengan saat buka puasa pertama hari Rabu yang lalu. Secara iseng dan impulsif saya memutuskan untuk mencoba berhenti merokok. Niatnya ya hanya sekedar mencoba, ingin tahu bisa sampai sejauh mana berhenti. Apa bisa berhenti sehari ? Dua hari ? Sebulan ?</p>
<p>Hari pertama tidak merokok, bener-bener saya jadi seperti zombie. Bisa jalan, bisa bicara, bisa ke kampus, senyum kalau ketemu orang, tapi di depan komputer nyaris tidak bisa berfungsi. Kalau tidak mengantuk, ya tidak bisa fokus.</p>
<p>Hari ke dua masih sama seperti hari pertama, dateng ke kampus, duduk di depan komputer, tapi hanya sedikit lebih berguna daripada pemberat kertas, karena paling tidak saya bisa jalan dan pindah sendiri. Hari ketiga dan ke empat untungnya week end, bisa bengong dan tidak berfungsi seharian penuh.</p>
<p>Akhirnya beberapa hari tanpa nikotin ini saya habiskan dengan membaca-baca informasi seputar berhenti merokok. Salah satunya adalah tentang <em>addict symptoms</em> yang dijelaskan di <a href="http://whyquit.com/whyquit/A_Symptoms.html">sini</a>. Ternyata 2–3 hari pertama memang masa yang paling berat.</p>
<p>Karena ini masa-masa <em>physical withdrawal,</em> saat-saat dimana secara fisik beneran terjadi pengurangan kadar nikotin dalam tubuh. Saya sepertinya sudah survive dan melewati masa-masa ini, walaupun dilalui dengan menjadi setengah zombie.</p>
<p>Setelah lewat masa kritis ini, mestinya masalahnya berganti sekarang: tinggal masalah psikologis dan emosional. Bukan berarti masalahnya jadi lebih sederhana.</p>
<p><strong>Putus hubungan?</strong></p>
<p>Setelah lewat masa physical withdrawal ini, mestinya badan saya sekarang sudah lumayan bersih dari nikotin. Yang saya butuh sekarang, memahami bagaimana menjalani<em> </em><a href="http://ffn.yuku.com/topic/161"><em>emotional recovery</em></a>.</p>
<blockquote><p>giving up years and years of nicotine dependence is a traumatic event, akin to the death of a close loved one, which is often accompanied by the onset of a temporary state of depression.</p></blockquote>
<p>Sampai depresi? Duh, moga-moga ndak. Kalaupun iya semoga hanya ringan dan sementara. Memang ada rasa kehilangan dan rasanya masih tidak terima. Mungkin saya masih dalam tahap <strong><em>denial</em></strong>: <em>“I’m not really going to quit. I’ll just pretend and see how far I get.”</em></p>
<p>Masak sih  lintingan rokok Rabu malam itu benar-benar lintingan terakhir?  Beneran gak bakal ngerokok lagi kalau lagi stress, sedih  atau mesti mikir sesuatu yang rumit?</p>
<p>Bener gak bakalan lagi mencari ketenangan dari hembusan asap rokok? Beneran bakal meninggalkan pacar yang bahkan sejak sebelum kenal istri selama lebih dari satu dekade belakangan  ini setia menemani?</p>
<p>Entahlah. Belum ada seminggu saya berhenti merokok, siapa tahu selesai mengetik ini terus saya lari ke warung dan beli tembakau. Tapi rasanya kalau sekedar selama bulan puasa ini, mungkin masih bisa untuk putus hubungan dulu dengan nikotin dan asap-asapnya</p>
<p>Kalau untuk putus selamanya rasanya masih agak mustahil. Apa sebenernya mungkin aja ? Toh ini sudah lewat masa kritis 3 hari pertama, berhenti total <em>cold turkey</em> tanpa tahapan apa-apa.</p>
<p>Ndak tau, saya ndak yakin. Kalau tiba-tiba stress, suntuk abis, gak ada yang bisa diajak ngomong, dan kebetulan lagi jalan di depan warung rokok 24 jam, gak yakin gak bakalan relapse dan kembali ke pacar lama <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tapi ya kita lihat saja nanti.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2009/09/11/tentang-donor-darah-di-bulan-puasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tentang donor darah di bulan Puasa'>Tentang donor darah di bulan Puasa</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2007/09/12/selamat-puasa-mohon-maaf-lahir-batin/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Selamat puasa, mohon maaf lahir batin'>Selamat puasa, mohon maaf lahir batin</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/09/03/hampir-sebulan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hampir Sebulan'>Hampir Sebulan</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/08/15/putus-di-bulan-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 15:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[babi]]></category>
		<category><![CDATA[final piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[gurita]]></category>
		<category><![CDATA[mamat]]></category>
		<category><![CDATA[mani]]></category>
		<category><![CDATA[paul]]></category>
		<category><![CDATA[pieter]]></category>
		<category><![CDATA[ramalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1504</guid>
		<description><![CDATA[Tiga setengah jam lagi pertandingan final piala dunia, Belanda vs Spanyol akan berlangsung.  Pertandingan baru akan berlangsung malam di Belanda, tapi sejak siang tadi Museumplein Amsterdam sudah dipenuhi fans tim Oranye. Katanya bakal sampai 150 000 fans yang akan nonton bareng di sana.
Ada berita menarik sebelum pertandingan final ini, berita-berita seputar ramalan para binatang. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Suasana Panas Oranye'>Suasana Panas Oranye</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari Terpanas'>Hari Terpanas</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2006/07/26/natura-artis-magistra-bonbin-amsterdam/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Natura Artis Magistra, Bonbin Amsterdam'>Natura Artis Magistra, Bonbin Amsterdam</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga setengah jam lagi pertandingan final piala dunia, Belanda vs Spanyol akan berlangsung.  Pertandingan baru akan berlangsung malam di Belanda, tapi sejak siang tadi Museumplein Amsterdam sudah dipenuhi fans tim Oranye. Katanya bakal sampai 150 000 fans yang akan nonton bareng di sana.</p>
<p>Ada berita menarik sebelum pertandingan final ini, berita-berita seputar ramalan para binatang. Yang paling ngetop, <a href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/africa/10569977.stm">Paul</a> si Gurita dari Oberhausen meramalkan bahwa Spanyol yang akan merebut piala dunia untuk pertama kalinya. Sebelum ramalan resmi dari Mbah Paul Gurita ini, sempat ada <a href="http://bit.ly/paultakoyaki">hoax</a> yang beredar bahwa si Paul meramalkan Belanda yang akan menang. Ternyata hoax itu berasal dari <a href="http://tweetphoto.com/31437975">twit</a> orang Indonesia.</p>
<p>Kecewa dengan prediksi Paul, orang Belanda akhirnya bertanya sama <a href="http://bit.ly/9WTtZb">Pieter</a> sesama cumi dari Antwerp. Namanya aja Pieter, ya jelas milih Belanda. Prediksi Pieter ini diperkuat juga oleh <a href="http://www.ad.nl/ad/nl/1049/Oranje/article/detail/496572/2010/07/09/Parkiet-Mani-Nederland-wint-het-WK.dhtml">parkit Mani dari Singapura</a>. Masih belum puas dengan ramalan gurita Pieter dan parkit Mani ? </p>
<p>Koran Belanda Spits  sempat bertanya juga pada Babi <a href="http://www.spitsnet.nl/nieuws.php/1/137657/cci/er_kan_niets_mis_gaan.html?p=rubriek1">Rozijntje</a>. <em>Er kan niet mis gaan</em>, nothing can go wrong kata orang Belanda. Ramalan Paul dimentahkan oleh ramalan Gurita Antwerp, Parkit dan Babi.</p>
<p>Terakhir yang saya dengar, ini mungkin akal-akalannya fans Belanda di Indonesia, si <a href="http://www.allvoices.com/contributed-news/6280921-indonesian-mamat-octopus-chose-netherland-to-champion-world-cup-2010">Mamat</a>, gurita dari sea world juga meramalkan Belanda yang akan memenangkan pertandingan.</p>
<p>Baru sekali ini pertandingan piala dunia ikut membuat para binatang sibuk ikut meramal. Nah kalau diliat dari ramalan para binatang ini hanya ada satu Gurita Paul yang memprediksi Spanyol menang, lawan 4 binatang, 2 Gurita, Babi + Parkit. Kalau kesaktian mereka sama, berarti nanti skornya akan 4–1 untuk Belanda.</p>
<p>Kalau toh akhirnya Belanda kalah juga, berarti memang Paul yang paling sakti, dan binatang lain hanya ikut-ikutan <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Update: Kelewatan satu tokoh, namanya Pino the Chimps dari Estonia yang juga menjagokan Belanda.<br />
<a href="http://g.sports.yahoo.com/soccer/world-cup/blog/dirty-tackle/post/Great-now-there-s-a-psychic-chimp?urn=sow,255049"><img src="http://imgur.com/bfU0D.jpg" width=450px alt="Pino the Chimps" /></a></p>
<p><em>This chimps, may or may not know world cup’s result tonight <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' /><br />
</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Suasana Panas Oranye'>Suasana Panas Oranye</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari Terpanas'>Hari Terpanas</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2006/07/26/natura-artis-magistra-bonbin-amsterdam/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Natura Artis Magistra, Bonbin Amsterdam'>Natura Artis Magistra, Bonbin Amsterdam</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantar Gebang Park</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/07/04/bantar-gebang-park/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/07/04/bantar-gebang-park/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 19:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[bantar gebang]]></category>
		<category><![CDATA[diemerpark]]></category>
		<category><![CDATA[renovasi alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1494</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari dalam perjalanan pulang naik sepeda yang biasanya hanya lima menit karena tempat tinggal yang tidak terlalu jauh, saya sengaja mengambil jalan memutar supaya lebih banyak kalori yang terbakar. Menyusur sedikit Amsterdam Rhijn kanal dan iseng menaiki jembatan gantung yang terlihat berkelok dan mendaki ke seberang sungai.
 Belakangan saya tahu jembatan ini namanya Nesciobrug. [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari dalam perjalanan pulang naik sepeda yang biasanya hanya lima menit karena tempat tinggal yang tidak terlalu jauh, saya sengaja mengambil jalan memutar supaya lebih banyak kalori yang terbakar. Menyusur sedikit Amsterdam Rhijn kanal dan iseng menaiki jembatan gantung yang terlihat berkelok dan mendaki ke seberang sungai.</p>
<p><a href="http://wongiseng.posterous.com/diemer-park"><img src="http://wongiseng.com/wp-content/uploads/2010/07/test-300x200.jpg" alt="" title="Diemer Park" width="300" height="200" class="alignleft size-medium wp-image-1498" /></a> Belakangan saya tahu jembatan ini namanya <a href="http://nl.wikipedia.org/wiki/Nesciobrug">Nesciobrug</a>. <a href="http://nl.wikipedia.org/wiki/Nescio">Nescio</a> adalah pseudonim dari Jan Hendrik Frederik Grönloh, salah seorang penulis Belanda. Sampai di seberang, saya mencoba mengitari sedikit daerah di sana. Ternyata banyak orang yang bermain roller skate. Setelah mengikuti orang-orang yang main roller skate ini, bertemu semacam pantai kecil yang cukup tersembunyi dan mengingatkan saya pada pantai resort-resort privat yang biasanya di Indonesia hanya bisa dinikmati oleh pengunjung bungalow atau hotel berbintang.</p>
<p>Minggu berikutnya saya langsung mengajak anak dan istri mengunjungi tempat yang lumayan menarik ini. Karena setelah beberapa tahun saya tinggal di Amsterdam baru tahu ada pantai kecil yang tersembunyi. Biasanya harus ke Zaandvort atau Scheveningen kalau ingin mencari hiburan di pinggir pantai. Rute roller skate juga ideal untuk menghabiskan waktu seharian dengan anak yang memang belakangan ini sedang hobi main roller schaatsen.</p>
<p>Setelah beberapa kali mengunjungi tempat ini, baru saya mencoba mencari lebih jauh sebenarnya tempat ini tempat apa. Google punya cerita, ternyata ini tempat dulunya adalah semacam Bantar Gebang ! </p>
<p>Sekarang lokasi ini dikenal dengan nama <a href="http://www.campingzeeburg.nl/index.php?page=diemerpark-beach">Diemerpark</a>, dan sudah berkembang menjadi tempat rekreasi alam. Tapi sebelumnya daerah ini dikenal dengan nama <a href="http://nl.wikipedia.org/wiki/Diemerzeedijk">Diemerzeedijk</a>. Terkenal sebagai daerah yang paling kotor dan penuh polusi, karena merupakan tempat pembuangan sampah organik maupun sampah kimia pada sekitar tahun 60’an. Saking kotornya sampai akhirnya pada tahun 1980 area inipun ditutup dan  tidak boleh diakses manusia karena dianggap membahayakan kesehatan.</p>
<p>Pada saat IJBurg dan daerah sekitarnya mulai dibangun menjadi daerah pemukiman, mau tidak mau para pembangun harus berhadapan dengan daerah yang terkenal kotor ini. Ternyata setelah belasan tahun diisolasi, alam mengambil alih. Sampah-sampah yang dulu dibuang di daerah ini membuat lapisan humus yang memungkinkan beraneka tumbuhan berkembang, dan ekosistem alami menghidupkan kembali daerah ini.</p>
<p>Alam berhasil merenovasi dan menyembuhkan kembali daerah yang tadinya sudah diisolasi dan diabaikan oleh manusia. Sampai akhirnya saat ini menjadi tempat bermain, yang buat pendatang baru yang buta dengan sejarah daerah disekitar Amsterdam, sama sekali tidak terlihat bekas-bekas bahwa area rekreasi ini dulunya merupakan tempat pembuangan sampah.</p>
<p>Ternyata lokasi yang tadinya rusak parah bisa kembali menjadi indah setelah diisolasi dari sentuhan kotor manusia dan  diserahkan pada alam untuk memperbaiki. Barangkali Bantar Gebang, atau daerah-daerah kumuh di Jakarta bisa diperlakukan seperti itu *ngomyang*. Diisolasi dan penghuninya pindah tempat dulu, setelah direnovasi oleh alam baru digunakan kembali. </p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/07/04/bantar-gebang-park/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Terpanas</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 08:48:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[belanda]]></category>
		<category><![CDATA[ghana]]></category>
		<category><![CDATA[merah kuning hijau]]></category>
		<category><![CDATA[oranye]]></category>
		<category><![CDATA[panas]]></category>
		<category><![CDATA[world cup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1492</guid>
		<description><![CDATA[Baru kemarin menulis tentang suasana panas oranye, ternyata hari ini beneran memang diramalkan menjadi hari terpanas dalam setahun ini. Hari paling panas  yang bersamaan dengan saat Belanda mesti berhadapan dengan Brazil.
Warga Belanda berharap mereka bisa mengulang kejayaan Cruyff tahun 1974, yang sempat mengalahkan Brazil dengan score 2-0, walaupun akhirnya kandas ditangan Jerman Barat.
Tapi ya apa [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Suasana Panas Oranye'>Suasana Panas Oranye</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2006/07/31/maastricht/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Maastricht'>Maastricht</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat'>Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru kemarin menulis tentang suasana panas oranye, ternyata hari ini beneran memang diramalkan menjadi <a href="http://www.elsevier.nl/web/Nieuws/Nederland/269655/Tropische-hitte-vandaag-warmste-dag-van-het-jaar.htm">hari terpanas dalam setahun ini</a>. Hari paling panas  yang bersamaan dengan saat Belanda mesti berhadapan dengan Brazil.</p>
<p>Warga Belanda berharap mereka bisa mengulang kejayaan Cruyff tahun 1974, yang sempat mengalahkan Brazil dengan score 2–0, walaupun akhirnya kandas ditangan Jerman Barat.</p>
<p>Tapi ya apa bisa ? anak-anak asuhan van Marwijk sekarang beda dengan timnya Johan Cruyff dulu. Yang ditakuti lawan sepertinya hanya Arjan Robben. Sementara yang lain tidak sampai bisa membuat lawan gentar. Eh tapi ini menurut saya yang bukan pengamat bola beneran, cuman kambuhan dan ikut-ikutan kalau yang lain sedang nonton bola.</p>
<p>Yang juga menarik sebenarnya pertandingan ke dua malam ini, setelah Belanda vs Brazil akan ada Uruguay vs Ghana. Bekas juara dunia pertama melawan satu-satunya tim Afrika yang lolos di babak perdelapan final tahun ini.</p>
<p>Menarik karena ternyata sebenarnya di Belanda ada sekitar 20.000 imigran dari Ghana. Separuhnya tinggal di Amsterdam, sebagian besar di daerah Bijlmer. Teman yang tinggal di sana cerita bahwa bendera merah, kuning dan hijau cukup semarak menyaingi warna Oranye di daerah Bijlmer.</p>
<p>Memang daerah Bijlmer Amsterdam ini daerah yang didominasi oleh imigran, yang sebagian besar dari benua Afrika, entah dari Ghana, Nigeria atau Suriname. Lho kok Suriname ?</p>
<p>Memang Suriname ada di Amerika Selatan, tapi karena jaman perbudakan dulu saat Belanda  memang menjadi salah satu pusat perdagangan budak, banyak budak dari Afrika keturunan Ghana yang dikirim ke Suriname.</p>
<p>Jadi tidak seperti stereotipe yang kita dengar bahwa orang Suriname banyak yang masih berbicara bahasa Jawa, selama di Belanda saya lebih sering bertemu orang Suriname yang berasal dari benua Afrika.</p>
<p>Alhasil saat The Last Shining Black Star akan tampil melawan Uruguay nanti malam, lumayan banyak juga pendukung mereka di Belanda. Disamping imigran asli Ghana, mereka juga mendapat dukungan dari warga keturunan Ghana yang sempat dikirim ke Suriname dan akhirnya malah menetap di Belanda.</p>
<p>Solidaritas asal usul, disamping kekesalan warga Suriname terhadap van Marwijk yang berbeda dengan van Basten memilih untuk tidak mengajak Clarence Seedorf yang kelahiran Suriname untuk ikut membela tim Oranye.</p>
<p>Jadi ada dua pertandingan malam ini, di hari paling panas sepanjang tahun di Belanda yang akan menarik perhatian warga Belanda asli yang membela tim Oranye, dan para imigran yang membela tim Merah Kuning Hijau (di langit yang biru).</p>
<p>Saya membela siapa ? Saya berharap hasilnya sinkron. Kalau Belanda kalah, semoga Ghana juga. Demikian juga kalau Belanda menang, semoga Ghana juga. Rasanya peluang orang rusuh dan kecewa akan lebih rendah kalau dua-duanya kalah atau dua-duanya girang karena menang.</p>
<p>Daripada kalau salah satu grup supporter menang, dan yang lain harus pulang kandang, panas-panas gini takutnya pada angot <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Suasana Panas Oranye'>Suasana Panas Oranye</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2006/07/31/maastricht/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Maastricht'>Maastricht</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat'>Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suasana Panas Oranye</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 09:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[belanda]]></category>
		<category><![CDATA[oranye]]></category>
		<category><![CDATA[sneijder]]></category>
		<category><![CDATA[van persie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1488</guid>
		<description><![CDATA[Belanda mulai panas. Memang beneran panas dan kering sampai hampir 30 derajat kemarin, dan panas dengan antisipasi orang-orang yang menunggu pertarungan hidup mati Belanda vs Brasil hari Jum'at besok. Walaupun sempat jadi tim hura-hura gratisan Belanda, dan terbawa dengan antusiasme warga negeri kincir angin, tapi sejujurnya saya tidak terlalu yakin tim Oranye akan bisa mewujudkan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari Terpanas'>Hari Terpanas</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2006/07/31/maastricht/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Maastricht'>Maastricht</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat'>Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belanda mulai panas. Memang beneran panas dan kering sampai hampir 30 derajat kemarin, dan panas dengan antisipasi orang-orang yang menunggu pertarungan hidup mati Belanda vs Brasil hari Jum’at besok. Walaupun sempat jadi <a href="http://wongiseng.posterous.com/kakung-pulang-viva-holandia-gratisan">tim hura-hura gratisan Belanda</a>, dan terbawa dengan antusiasme warga negeri kincir angin, tapi sejujurnya saya tidak terlalu yakin tim Oranye akan bisa mewujudkan mimpinya membawa pulang piala emas tahun ini.</p>
<p>Pertandingan-pertandingan sebelumnya mereka mainnya ya gitu-gitu aja. Temen yang fans fanatiknya tim Oranye dan wong londo asli sendiri  bilang, tim mereka sekarang main seperti Jerman. Ndak main cantik tapi lumayan yang penting lolos ke babak berikutnya.  Jermannya sendiri nanti mesti melewati Argentina dulu, siap-siap melihat bagaimana tampang Maradona kalau timnya mendapat lawan berat. Dari kemaren lawannya tidak terlalu berat, masih memungkinkan Maradona untuk jingkrak-jingkrak seperti anak kecil setiap timnya memasukkan bola ke gawang lawan.</p>
<p>Balik ke tim Oranye, yang jadi headline di beberapa koran Belanda hari ini adalah Van Persie. Yang masih mangkel karena waktu lawan Slovakia, sepuluh menit terakhir diganti. Dia komentar ke pelatihnya bahwa mestinya yang diganti Sneijder. Dua pemain Belanda ini memang tidak akur dari sejak lama. Yang kerepotan sekarang van Marwijk, pelatih Belanda mesti mendamaikan dua anak kecil yang sedang saling ngambek ini. Katanya kemarin sudah dipanggil ke hotel dan diajak ngobrol satu-satu.</p>
<p>Kok mendadak jadi ngomongin bola ? Padahal saya sendiri bukan pengamat, dan jarang-jarang nonton bola. Ya ndak bisa ndak, semua orang di sekitar sekarang ngomongin tentang bola ini, disamping tiap hari pada pake baju oranye sampe bosan melihatnya.</p>
<p>Kontras sekali dengan World Cup 2002, waktu orang Belanda tutup kuping saat ada yang ngobrol tentang piala dunia, karena mereka tidak masuk kualifikasi, sekarang susah menghindar orang ngomongin bola.</p>
<p>Selain karena terbawa suasana, mungkin karena tersadar bahwa blog ini ternyata sudah hampir dua bulan tidak diisi. Jadi akhirnya diisilah dengan sesuatu yang dibicarakan orang disekitar saya saat ini. Kita liat nanti, apa setelah hari Jum’at akan semakin banyak yang pakai baju oranye, atau londo-londo akan tutup mulut dan tutup kuping lagi saat timnya tidak lagi bermain di  piala Dunia.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/02/hari-terpanas/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari Terpanas'>Hari Terpanas</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2006/07/31/maastricht/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Maastricht'>Maastricht</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2010/07/11/antara-paul-pieter-rozijntje-mani-dan-mamat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat'>Antara Paul, Pieter, Rozijntje, Mani dan Mamat</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/06/30/suasana-panas-oranye/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daring di ranah daring</title>
		<link>http://wongiseng.com/2010/05/07/daring-di-ranah-daring/</link>
		<comments>http://wongiseng.com/2010/05/07/daring-di-ranah-daring/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 22:17:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongiseng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[beda pendapat]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[debat]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongiseng.com/?p=1466</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini saya sering mengamati diskusi “hangat” di ranah daring. Entah di  Twitter, Blog, atau forum pembaca berita. Panas, sampai saling melecehkan, saling menempelkan label atau bahkan saling memaki. Sesuatu yang di dunia nyata sungkan dilakukan, ternyata sering terjadi di ranah daring.
Tidak jarang terlihat tokoh terkenal, politisi, pejabat tinggi, wartawan   berbantahan dengan gaya bahasa dan dialog [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2004/03/18/simbok/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Simbok'>Simbok</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2004/04/04/surat-untuk-ananta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Ananta'>Surat untuk Ananta</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini saya sering mengamati diskusi “hangat” di ranah daring. Entah di  Twitter, Blog, atau forum pembaca berita. Panas, sampai saling melecehkan, saling menempelkan label atau bahkan saling memaki. Sesuatu yang di dunia nyata sungkan dilakukan, ternyata sering terjadi di ranah daring.</p>
<p>Tidak jarang terlihat tokoh terkenal, politisi, pejabat tinggi, wartawan   berbantahan dengan gaya bahasa dan dialog ala sinetron.  Dramatis, penuh penghayatan emosi dan tidak kalah dengan gaya berdiskusi para ababil.</p>
<p>Mungkin bisa dimengerti kalau dialog terjadi antara karakter anonim, karena alter ego memang sering dipakai untuk sembunyi, menyatakan sesuatu yang mungkin memalukan kalau dinyatakan langsung oleh karakter aslinya. Tapi tidak jarang yang menggunakan identitas asli pun tadinya seperti berdebat tapi  ujung-ujungnya malah membahas aib lawan bicaranya,  bukan memperdalam isu yang diperdebatkan.</p>
<p>Ini menarik, mengapa ketika bertemu langsung kita ramah, senyum, saling sapa dan saling hormat. Tapi ketika berbeda pendapat di ranah daring  keramahan dan sopan santun seperti dilupakan. Barangkali ketika bertatapan langsung,  adat istiadat dan ajaran sopan santun dari kecil melatih kita untuk memendam emosi, dan menutupi apa yang sebenarnya dirasakan.</p>
<p>Apa sebagai bangsa yang terbiasa sopan dan ramah, kita sebenarnya memendam amarah? Sehingga ketika pertemuan hanya terjadi di ranah daring, maka yang terjadi adalah pelampiasan dari emosi yang terpendam ? Sebagian dari kita (kadang saya sendiri juga sih <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) lalu berubah menjadi orang-orang yang <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/daring">daring</a></em>.</p>
<p><em>Dare to be careless</em>. <em>Dare to be judgemental. </em></p>
<p>Berani untuk asbun dan asal njeplak. Berani untuk saling serang secara personal. Membuat diskusi menjadi tidak tentu arah, karena  mestinya yang diserang adalah pendapat, opini atau masalah awal yang diperdebatkan. Bukan saling menyerang pribadi yang berdiskusi.</p>
<p>Mungkin kita belum terbiasa memahami latar belakang lawan diskusi tanpa menghakimi, ketika pendapatnya berbeda.</p>
<p>Sebenarnya  perbedaan pendapat bisa dipahami sebagai pertemuan antara dua aliran yang memang sumber mata air idenya sudah berbeda. Air asin dan air tawar tidak selalu bercampur dengan sempurna di muara. Tidak jadi masalah, biar saja berdampingan tanpa harus ada yang mengalah.</p>
<p>Tapi mungkin ini susah diterima. Ketika saya berbeda pendapat dengan anda, seolah-olah hanya ada dua kemungkinan, entah saya atau anda yang salah. Sehingga perdebatan harus berlanjut dengan drama untuk menentukan satu dari dua kemungkinan ini.</p>
<p>Padahal barangkali dua-duanya benar menurut pengetahuan mereka masing-masing, atau barangkali malah dua-duanya salah. Ah sudahlah, daripada bingung mending nikmati saja drama-drama daring ini. Itung-itung pengganti sinetron <img src='http://wongiseng.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wongiseng.com/2004/03/18/simbok/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Simbok'>Simbok</a></li>
<li><a href='http://wongiseng.com/2004/04/04/surat-untuk-ananta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Ananta'>Surat untuk Ananta</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongiseng.com/2010/05/07/daring-di-ranah-daring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
