Gemes melihat bapak presiden yang diam saja selama ini setelah bawahan­nya dicecar oleh gerom­bolan liar di Senayan. Diharapkan per­tang­gungjawaban­nya oleh bang Buyung Nasution, atau paling tidak kejelasan posisinya dalam kasus Cen­tury ini. Yang kedengeran sekilas hari ini, beliau malah curhat.

SMS ke SBY aneh aneh katanya:

SBY prihatin dengan tema-tema unjuk rasa yang dilakukan oleh sebagian rakyat yang menyudutkan pemerin­tahan. Banyak juga SMS serta surat-surat yang ditujukan kepadanya. “Tapi kok komen­tar­nya aneh-aneh,” ujar SBY tanpa menyebut apa isi komen­tar dan surat-surat tersebut.

Mbok sudah jangan kebanyakan cur­hat, masak sam­pai sam­pean diberi gelar Mr. Doubtful. Itu wakil presiden dan men­trinya dicerca oleh segerom­bolan pan­sus liar. Paling tidak sam­pean perlu mem­buat per­nyataan yang mem­per­jelas, menyatakan bahwa sam­pean men­dukung keputusan yang sudah diam­bil ber­sama saat itu.
Read the rest of this entry »

Written on January 19th, 2010 & filed under Indonesiana, Ndobos, Politikana Tags: , , , ,

Saling ban­tah antara ibu Sri Mulyani dengan pak Jusuf Kalla ten­tang kapan laporan bail out diterima pak JK ini sudah ber­lang­sung sejak Agus­tus 2009. Masih ber­lan­jut sam­pai dengan tanya jawab dengan pan­sus Cen­tury. Beliau menjelaskan :

Ia men­jelaskan, laporan diterimanya secara lang­sung dari Men­keu pada 25 Novem­ber 2008 . “Beliau melaporkan, KSSK yang yang datang adalah Men­keu, Guber­nur BI yang meng­atakan telah mem­berikan bail out kepada Bank Cen­tury,” kata Ketua Palang Merah Indonesia ini. Men­dengar laporan ter­sebut, Kalla meng­aku ter­kejut dan marah. Apalagi, dalam laporan yang diterimanya, Bank Cen­tury ber­masalah karena adanya kesalahan manajemen oleh pemilik dan SSB bodong.

Saya bilang, kenapa di-bail out , ini per­am­pokan. Ram­pok kok dibantu. Tang­kap orang­nya! Jangan dikasihani, itu per­in­tah saya,” kata Kalla. Saat itu, ia meng­atakan tak bisa ber­buat apa-apa karena eksekusi pengucuran dana sudah ter­jadi. Namun, Kalla marah kepada Sri Mulyani. “Saya marah kenapa ini ter­jadi. Dia (Sri Mulyani) diam saja. Karena itu saya suruh tang­kap Robert Tan­tular,” ujarnya.

Read the rest of this entry »

Written on January 14th, 2010 & filed under Indonesiana, Iseng, Ndobos, Politikana Tags: , , , , ,

Komik di atas adalah ilus­trasi dari buku putih Depar­temen Keuangan meng­enai penanganan bank Cen­tury. Mung­kin besok akan digunakan oleh bu Sri Mulyani dalam mem­per­jelas per­masalahan pada para ang­gota pan­sus Century.

Dengar-dengar kemarin tanya jawab dengan pak Boediono lumayan seru. Sayang saya ndak sem­pat melihat lang­sung. Katanya seperti menon­ton sinetron yang penuh adegan dramatis, marah-marah dan nada tinggi penuh emosi.
Read the rest of this entry »

Written on January 12th, 2010 & filed under Indonesiana, Iseng, Ndobos Tags: , , , , ,

That the brain didn’t evolve to see the world the way it is — we can’t.
Instead, the brain evolved to see the world the way it was useful to see it in the past.
~Beau Lotto

Menurut Beau Lotto, otak manusia tidak meng­in­terp­retasikan rang­sangan yang diterimanya dari dunia nyata secara indepen­den. Per­sepsi yang ter­ben­tuk sangat ter­gan­tung dengan kon­teks. Ter­gan­tung dengan apa yang ter­jadi di sekitar sum­ber rang­sangan ter­sebut. Dia mem­berikan con­toh dalam ben­tuk rang­sangan visual, yang sering kita lihat dalam tipuan optis (optical illusion). Misal­nya dalam gam­bar ber­ikut :
Read the rest of this entry »

Written on December 21st, 2009 & filed under Indonesiana, Iseng Tags: , , , , ,